Earth Hour Denpasar : Eksplorasi Tukik Seusai Acara

oleh : Bagus Kresna

Earth Hour adalah acara yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Acara ini dilaksanakan di seluruh dunia setiap tahunnya untuk mendorong individu, masyarakat, rumah tangga dan pelaku bisnis agar mematikan lampu non-esensial mereka selama satu jam mulai dari jam 8.30-9.30 pada hari Sabtu terakhir bulan Maret sebagai simbol komitmen mereka terhadap planet ini.

Untuk Earth Hour Denpasar tahun ini diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2014 dan mengambil tempat di Turtle Conservation Education Center (TCEC), Serangan. Acara dimulai jam 7.00–10.00 malam dan diisi dengan berbagai acara. Acara – acara tersebut diantaranya Pemutaran Video Earth Hour dan Video Penyu, Belajar Pemanfaatan Solar Panel, Switch Off listrik dilanjutkan dengan Switch On to Renewable Energy, Tari Kecak, Games, Tebak Bintang dan diakhiri dengan Stand Up Comedy. Yang berbeda dari acara Earth Hour di Denpasar tahun ini adalah ditambahnya acara di luar Rundown kegiatan berupa pengamatan terhadap bayi penyu yang baru menetas.

Acara terakhir yang sesuai dengan Rundown berupa Stand Up Comedy menyudahi rangkaian acara resmi Earth Hour Denpasar menggunakan pencahayaan seadanya untuk menghemat energi.
Acara terakhir yang sesuai dengan Rundown berupa Stand Up Comedy menyudahi rangkaian acara resmi Earth Hour Denpasar menggunakan pencahayaan seadanya untuk menghemat energi.

 

Para hadirin ditemani beberapa panitia Earth Hour Denpasar dituntun oleh pengelola TCEC ke tempat penangkaran penyu mencari Tukik yang baru menetas.
Para hadirin ditemani beberapa panitia Earth Hour Denpasar dituntun oleh pengelola TCEC ke tempat penangkaran penyu mencari Tukik yang baru menetas.

 

Para hadirin / penonton  tetap antusias untuk melihat Tukik meskipun waktu telah larut malam dan acara Earth Hour sudah selesai.
Para hadirin / penonton tetap antusias untuk melihat Tukik meskipun waktu telah larut malam dan acara Earth Hour sudah selesai.

 

Bayi Penyu / Tukik yang baru menetas dari telurnya menjadi obyek perhatian dan disoroti dengan cahaya agar bisa dilihat para pengunjung yang antusias.
Bayi Penyu / Tukik yang baru menetas dari telurnya menjadi obyek perhatian dan disoroti dengan cahaya agar bisa dilihat para pengunjung yang antusias.

 

Ketika semua penonton sudah puas mengamati tukik dan mulai membubarkan diri, panitia acara mengadakan sesi foto sebelum pulang ke rumah masing – masing.
Ketika semua penonton sudah puas mengamati tukik dan mulai membubarkan diri, panitia acara mengadakan sesi foto sebelum pulang ke rumah masing – masing.

 

 

 

 

Satu tanggapan untuk “Earth Hour Denpasar : Eksplorasi Tukik Seusai Acara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *