Es Kepal Milo Setara dengan Nasi Padang?

Oleh: Wayan Sanggeni

Editor: Via, Kristika

Ilustrator: Kristika

Belakangan ini, beragam jajanan menjadi viral berkat media sosial. Salah satunya adalah Es Kepal Milo. Camilan dingin berbalur aneka topping manis ini cukup mudah untuk ditemukan di Indonesia. Sayangnya belum banyak yang mengetahui bahwa Es Kepal Milo dapat mengganggu kesehatan karena memiliki porsi kandungan gula dan kalori berlebih.

Beberapa waktu lalu, Indonesia sempat dihebohkan dengan kehadiran jajanan yang mendadak viral di sosial media bernama Es Kepal Milo. Jajanan ini berupa es dibalur coklat tebal dan berisi berbagai macam topping. Es Kepal Milo sebenarnya bisa ditemukan di mana saja. Bentuk penyajiannya pun bisa disetarakan dengan es serut keliling. Selain berkat bantuan media sosial, keberadaan Es Kepal menjadi terkenal lantaran merupakan sesuatu yang tergolong baru di masyarakat.

Pada awal masa kemunculannya, Es Kepal Milo memang cukup sulit untuk ditemukan. Khususnya di Bali, hanya ada beberapa titik pedagang Es Kepal Milo. Namun berselang beberapa minggu saja, mulai banyak pedagang yang menjajakan Es Kepal Milo di pinggir jalan. Harga yang dipatok untuk satu porsi Es Kepal juga cukup bervariasi. Masyarakat bisa membelinya mulai dari harga Rp7.000 sampai Rp18.000 tergantung dengan pilihan topping pada es yang dipesan.

Jika dilihat sekilas, tampilan Es Kepal Milo memang sangat menggugah selera terutama bagi pecinta coklat. Sayangnya belum banyak yang mengetahui bahwa Es Kepal Milo memiliki beberapa dampak negatif bagi kesehatan.

Es kepal Milo memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Dilansir dari laman resep cookpad.com, rata-rata satu porsi Es Kepal menggunakan dua sachet Milo bubuk. Berdasarkan informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan Milo bubuk, terdapat 4g gula untuk satu sachet. Maka total gula hanya untuk Milo bubuk saja sudah mencapai 8g.

Ditambah dengan kental manis yang memiliki takaran rata-rata sebanyak 80g untuk hidangan satu porsi. Untuk 100g kental manis mengandung 54g gula. Kemudian, dapat diperhitungkan bahwa 80g kental manis dalam Es Kepal Milo memiliki kandungan gula sebesar 43,2g. Total kandungan gula dalam satu porsi Es Kepal Milo sama dengan 51g. Kandungan gula ini pun belum termasuk dengan aneka topping yang biasa ada dalam Es Kepal Milo, seperti meses yang memiliki kandungan gula hingga 11g per bobot 15g. Begitu pun dengan Oreo yang memiliki kandungan gula hingga 11g per sajiannya sesuai dengan keterangan gizi pada kemasan.

WHO (World Health Organization) menganjurkan batas konsumsi gula dalam sehari untuk orang dewasa adalah 50g. Sementara bagi anak-anak dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 25g gula. Faktanya, konsumsi gula orang Indonesia sudah melebihi jumlah tersebut. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of the Indonesian Nutrition Association menunjukkan bahwa 29,7% penduduk Indonesia atau sebanyak 77 juta jiwa sudah mengkonsumsi gula hingga 126g per hari.

Banyaknya konsumsi gula tersebut tak lepas disebabkan oleh kebiasaan orang Indonesia sendiri. Masyarakat Indonesia tampaknya memang senang mengonsumsi camilan dan minuman manis di samping makanan pokok mereka. Terbukti hampir seluruh rumah makan di Indonesia menyediakan minuman manis dalam menu seperti es teh, es gula, aneka jus, serta camilan seperti roti bakar, pisang goreng nugget dan lainnya. Kehadiran Es Kepal Milo yang begitu digandrungi masyarakat ini pun turut berkontribusi dalam meningkatkan jumlah konsumsi gula orang Indonesia.

Angka konsumsi gula di Indonesia terbilang cukup mengkhawatirkan mengingat terdapat beragam penyakit yang dapat disebabkan oleh gula berlebih. Seperti yang disebutkan dalam  artikel manado.tribunnews.com pada 27 November 2017, bahwa kelebihan gula dapat menyebabkan karies gigi. Di dalam artikel itu juga disebutkan, mengonsumsi gula berlebihan dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan penyakit mematikan seperti diabetes, obesitas dan penyakit jantung. Kadar gula yang berlebihan ini juga dapat membebani kinerja hati hingga berpotensi memunculkan kanker, tekanan darah tinggi serta asam urat.

Tidak hanya masalah gula, besar kalori yang terdapat dalam Es Kepal Milo juga cukup mengkhawatirkan. Dilansir dalam laman liputan6.com, total kalori dalam satu porsi Es Kepal Milo dapat disetarakan dengan tiga mangkuk bakso atau 1.000 kalori per porsi. Jumlah ini ternyata melebihi porsi nasi padang yang bisa dimakan dua kali. Satu bungkus nasi padang hanya mengandung 664 kalori.

Apabila jumlah kalori yang besar ini tidak dibakar dengan aktivitas yang cukup, kalori yang tersisa akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Dalam jangka panjang, kalori yang tidak terbakar dalam tubuh akan menyebabkan masalah obesitas.

Sesungguhnya tidak ada larangan untuk menyantap jajanan yang viral di media sosial ini. Akan tetapi sebelum memesan Es Kepal, selalu pastikan terlebih dahulu kebersihan dan bahan-bahan yang digunakan. Sebab belum tentu semua penjual Es Kepal Milo menggunakan susu murni atau Milo murni. Bisa saja ada pedagang yang memilih menambahkan gula ke dalam adonan untuk memperkuat rasa manis dan mengurangi jumlah penggunaan susu.

Sebelum menyantap Es Kepal Milo, ada baiknya juga untuk memastikan terlebih dahulu seberapa besar gula serta kalori dari makanan yang telah dikonsumsi sebelumnya. Menjaga porsi asupan makanan penting untuk dilakukan agar tidak menimbulkan konsumsi gula berlebih yang dapat mengganggu kesehatan. Selain itu, melakukan olahraga serta menjaga pola asupan setiap hari dapat mengurangi resiko kelebihan gula ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *