Kegiatan HUT Pers Akademika ke-36: Kehilangan Antusiasme dari Anggotanya Sendiri

Denpasar, 17 Maret 2019. – Telah berlangsung kegiatan HUT Pers Akademika ke-36, sekaligus peluncuran sebuah buku berisikan kumpulan-kumpulan esai yang berjudul “Siapkah Saya Menjadi Mahasiswa?” namun dibalik hal tersebut terdapat kurangnya antusias anggota-anggota Pers Akademika untuk menghadiri acaranya sendiri.  

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pers Akademika kali ini mengusung kemasan baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini Pers Mahasiswa berhasil meluncurkan sebuah buku setelah terakhir kali meluncurkan buku di tahun 1995. Peluncuran buku ini pun dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun Pers Akademika ke-36.

Peluncuran buku sekaligus acara ulang tahun Pers Akademika tahun 2019 dihadiri oleh Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si., perwakilan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana. Ia mengatakan, Pers Akademika telah membuat suatu prestasi dengan berani membuat sebuah buku yang bertemakan tentang mahasiswa.

Wayan Santiyasa mengharapkan adanya buku ini bisa menjadi pemantik semangat mahasiswa untuk lebih berprestasi. Ia juga mengharapkan, dengan membaca buku kumpulan essay ini, mahasiswa di Universitas Udayana dapat berprilaku seperti mahasiswa yang sesungguhnya.

Sayangnya, pujian-pujian yang dilontarkan oleh Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si tidak dapat didengar oleh seluruh anggota. Chandra Manik, selaku Ketua Panitia HUT Pers Akademika mengaku masih tidak puas meski sudah menerima banyak pujian. Hal ini dikarenakan kurangnya antusias dari anggota Pers Akademika itu sendiri.

Menurut Chandra, kegiatan ini sudah di—setting sedemikian rupa, dengan acara yang sederhana. Harapannya, anggota Pers Akademika tidak dibebani oleh kegiatan kepanitiaan besar yang cukup menguras waktu, tenaga dan biaya.  Dengan demikian, anggota Pers Akademika dapat hadir ke acara ulang tahun ini dengan santai dan gembira sembari mengobrol bersama alumni.

Harapan tinggal harapan. Pers Akademika di tahun 2019 memiliki jumlah anggota berjumlah 84 orang, namun yang hadir dalam acara ulang tahun Pers Akademika sendiri hanya berjumlah 25 orang. “HUT Akademika ke-36 ini dibilang sukses ya sukses, tapi kurangnya adalah antusias anggota yang lain untuk menghadiri acara-acara seperti ini. Bukan itu aja, pada saat diajak untuk membuat esai juga kurangnya respon dari anggota-anggota yang lain dan hanya beberapa saja yang mau membuat esai untuk buku ini,” ujar Chandra.

Chandra pun berharap kedepannya, apabila terdapat kegiatan-kegiatan internal seperti ini, anggota internal sendirilah yang meramaikan. Disamping itu juga ia berharap agar anggota-anggota Pers Akademika memiliki rasa kepedulian terhadap UKM—nya sendiri serta tidak apatis terhadap lingkungan organisasi sendiri. “Memang diluar ini Pers Akademika, banyak anggota yang menjadi organisasi di fakultas atau prodi, tapi harapan saya setidaknya mereka bisa meluangkan waktu sedikit untuk hadir ke acara kita ini. Karena kalau bukan mereka siapa lagi yang akan menghidupkan Pers Akademika agar rodanya terus berjalan.” Tegas Chandra. (Widnyana/Akademika)