KMPL FK Unud Gelar Aksi Solidaritas dalam Rangka Memperingati Hari Sampah Nasional  

Anggota KMPL (Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkunga) usai bersih-bersih dan berorasi di sekitaran Lapangan Puputan Niti Mandala, Denpasar (21/02).
Anggota KMPL (Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkunga) usai bersih-bersih dan berorasi di sekitaran Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar (21/2).

 

            Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan (KMPL) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pagi tadi (21/2) mengadakan Aksi Solidaritas dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional.

            Kegiatan yang sudah digagas semenjak dua bulan yang lalu ini merupakan acara yang pertama kali dilakukan oleh KMPL. Acara ini sudah dipersiapkan selama dua minggu dengan membentuk panitia yang terdiri dari lima belas orang. Aksi digelar dengan mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap permasalahan sampah.

            Aksi solidaritas dimulai pukul 7.00 WITA dan diakhiri pukul 10.00 WITA yang dilaksanakan di sekitar Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar. Acara ini dihadiri oleh perwakilan ketua lembaga yang ada di FK Unud dan sponsor acara Bali Wastu. Kegiatan yang dilakukan adalah mengumpulkan sampah di sekitar areal lapangan. Selain itu dilakukan juga orasi oleh KMPL untuk memperingatkan masyarakat akan masalah sampah. Aksi ini tak hanya diikuti oleh anggota KMPL, namun juga masyarakat umum yang peduli terhadap permasalahan sampah.

“Tujuan kita adalah mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memperingati hari sampah nasional. Kita juga mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mengubah perilaku tersebut, serta menginformasikan kepada masyarakat tentang adanya bank sampah,” ujar I Gede Wintana, Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat selaku Ketua Panitia Aksi Solidaritas.

Setelah aksi solidaritas selesai, sampah yang telah dikumpulkan akan diberikan kepada Bank Sampah Bali Wastu untuk didaur ulang. Panitia memang sebelumnya telah bekerjasama untuk mengolah sampah tersebut. Sebagian sampah juga akan diolah sendiri oleh KMPL untuk menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai ekonomi.

“Harapan yang ingin didapat dari dilaksanakannya aksi solidaritas ini adalah masyarakat ikut berpartisipasi mengenai masalah lingkungan, dimana seperti yang kita ketahui sering terjadi bencana seperti banjir misalnya yang diakibatkan oleh sampah,” papar I Gede Wintana. (pnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *