Mandiri ke BNI, Soal Kualitas Layanan

Sosialisasi berupa pemasangan baliho di areal kampus Universitas Udayana. (Foto: Sui/Akademika)
Sosialisasi berupa pemasangan baliho di areal kampus Universitas Udayana. (Foto: Sui/Akademika)

Banyak pertanyaan ketika di tahun sebelumnya mahasiswa melakukan pembayaran biaya pendidikan di Bank Mandiri, sedangkan tahun ini berpindah ke Bank BNI.

Selasa (4/1), saat ditemui di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Unud mengatakan bahwa berubahnya bank yang mewadahi proses pembayaran uang kuliah mahasiswa di Unud adalah murni hanya untuk peningkatan kualitas pelayanan. “Dalam proses bekerja sama dengan bank, kita ada namanya evaluasi layanan dari bank bersangkutan setiap tahun. Berdasarkan evaluasi tersebut kita juga mendengar keluhan-keluhan dari mahasiswa,” terangnya.
Pembantu Rektor II, Prof. Dr. Ir. Ketut Budi Susrusa, MS., pun mengiyakan alasan tersebut. Ketika ditanya mengenai bagaimana sosialisasi ke mahasiswa atas perubahan tersebut, beliau mengatakan sudah melakukan sosialisasi. “Sosialisasi untuk perubahan pembayaran ini sudah kita umumkan, yakni melalui website resmi Universitas Udayana dan melalui baliho-baliho yang dipasang di areal kampus,” jelas Prof. Dr. Ir. Ketut Budi Susrusa, MS. pada Rabu (5/1).
Mengenai pelayanan, proses pembayaran dikatakan lebih mudah di BNI. Alasannya cukup sederhana, yakni karena mahasiswa tidak lagi disibukkan dengan menulis form pembayaran. Mahasiswa cukup menyebutkan Nomor Identitas Mahasiswa (NIM) kepada petugas, lalu menyetor nominal pembayaran mereka sesuai golongan sebelum menerima kitir pembayaran.
Hal ini diakui oleh I Nengah Edi Santika. “Lebih mudah karena tidak usah mengisi form dan hanya tinggal menyebutkan NIM saja,” terang mahasiswa jurusan Destinasi Pariwisata Fakultas Pariwisata angkatan 2013.
Hal yang sama diungkapkan oleh I Wayan Telaga Ekatresna yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Komputer Fakultas MIPA angkatan 2012. Ia mengatakan pembayaran uang semester tahun ini tidak serumit tahun lalu, pelayanannya juga cukup memuaskan, selain itu di ruang tunggu disediakan tempat duduk untuk mahasiswa yang mengantri. (Sui, Andis)

Satu tanggapan untuk “Mandiri ke BNI, Soal Kualitas Layanan

  • Maret 3, 2014 pada 3:04 pm
    Permalink

    Iya, pembayaran yang sekarang jauh lebih nyaman..
    Saya melakukan pembayaran di BNI Renon, selain petugasnya lebih ramah, tempat duduknya empuk, dan tidak perlu menulis form setoran, beda dengan di Mandiri yang rasanya seperti orang mengantre sembako.

    Tapi mungkin karena hal ini juga Mandiri kemudian berbenah, terakhir saya mengirim setoran di Mandiri Kumbasari, pembayaran di bawah 25 juta tidak perlu menulis di form setoran dengan berbagai detailnya, cukup menulis nama dan jumlah setoran dalam form kecil saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *