Melalui Seni Bela Diri, WUC Bentuk Kawula Muda yang Potensial

Sumber: dokumentasi panitia WUC
Sumber: dokumentasi panitia WUC

Kamis (14/07) Unit Kegitan Mahasiswa (UKM) Wushu Universitas Udayana resmi membuka acara Wushu Udayana Competition (WUC) tahun 2016. Pembukaan ditandai dengan adanya pemukulan gong oleh PR III Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Suyatna, SH.MH, kemudian disusul dengan penampilan atraksi dari anggota UKM Wushu.

Dengan mengusung tema Swadharma Murtining Hita “Kewajiban untuk Mewujudkan Kebahagiaan”, acara yang notabene merupakan kegiatan rutin ini ternyata merupakan kegiatan yang berlangsung untuk yang ke-delapan kalinya. Diungkapkan pula oleh ketua panitia dari WUC tahun 2016 yaitu I Komang Ragem Santika Yasa bahwa tema ini diambil karena hal ini sesuai dengan kewajiban mahasiswa yang disebut Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada bagian pengabdian masyarakat.

Kompetisi yang menghadirkan total 21 sasana (suatu perkumpulan, forum ataupun sanggar) dan 226 peserta ini tidak hanya berasal dari daerah Bali saja melainkan juga mengundang rekan dari luar Bali yaitu dari Jawa Timur dan juga Lombok. Selain itu terhitung panitia telah menyiapkan 11 orang tim penilai. Kompetisi tahunan ini memperebutkan kejuaraan dengan beberapa kriteria yaitu berupa kecepatan gerak, kelenturan, kuda-kuda, dan harmonisasi gerak.

Kegiatan WUC berlangsung dalam empat hari yaitu dari tanggal 14-17 Juli 2016. Adapun rincian acaranya berupa pembukaan yang telah berlangsung pada tanggal 14 juli 2016 dan dilanjutkan dengan pertandingan pada tanggal 15-17 juli sekaligus penutupan pada tanggal 17 juli 2016.

“Mewadahi potensi olahraga wushu terutama ditingkat kawula muda merupakan tujuan utama kami sebagai panitia dari WUC kali ini,” ucap Ragem sebagai Ketua Panitia. Harapan dari berlangsungnya kegiatan Wushu Udayana Competition ini yaitu membentuk karakter kawula muda agar lebih menggali potensi dirinya serta menjalin hubungan antar sasana baik itu dari dalam maupun dari luar daerah.

Acara ini terbuka untuk umum, dan bagi siapa saja yang ingin menonton pertandingan dapat datang langsung ke Gor Lila Bhuana Denpasar. Dari pihak panitia tidak memungut biaya apapun, jadi tunggu apalagi saksikan pertandingan WUC yang masih berlangsung hingga tanggal 17 Juli mendatang. (April)

You May Also Like