Pria Sebagai Jurnalis, Why Not!

3aaaa

Minggu (25/10) Pers Akademika mengadakan PJM susulan hari kedua. Sebanyak 11 peserta turut serta. Namun dari semuanya, hanya terdapat seorang peserta pria, yaitu I Made Cahya Narayana (17).

Mahasiswa yang akrab disapa nara adalah satu-satunya peserta pria di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa. Walaupun satu-satunya peserta pria, Nara tidaklah gentar untuk mengikuti PJM susulan ini. Nara memilih untuk mengikuti UKM Pers Akademika karena ia ingin lebih mengembangkan bakat menulisnya.

Mahasiswa semester I Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana ini memang memiliki hobi menulis sejak masih duduk di bangku SMP. Nara biasa memposting tulisannya di blog pribadinya yang bernama madecahyanarayana.word

 

press.com. Di blognya, Nara biasa memposting hal – hal mengenai pengalaman pribadinya, teks lomba, hingga cerpen.

Sangat menarik sebagai satu – satunya peserta pria, Nara sukses mencuri banyak perhatian. Dia sangat aktif  dalam bertanya dan mengajukan pendapat saat sesi penyampaian materi. Uniknya, Nara sama sekali tidak merasa minder atau terintimidasi dengan peserta yang mayoritas adalah wanita. Nara merasa sangat senang karena bisa mengikuti PJM ini. Peserta dan panita yang baik membuat Nara bersemangat mengikuti semua kegiatan yang diadakan.

Selama ini Nara mengungkapkan bahwa dia terbiasa menulis secara bebas, tanpa memperhatikan kaedah – kaedah penulisan. Dengan mengikuti PJM ini, Nara mendapatkan banyak ilmu jurnalistik yang sangat bermanfaat. Nara juga berpendapat bahwa pria yang berprofesi sebagai jurnalis tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab dewasa ini, tidak sedikit pria yang memiliki bakat luar biasa di dunia jurnalistik.

“Menjadi seorang jurnalis itu sangat keren. Kita bisa menyampaikan berita yang memberikan pengaruh kepada masyarakat luas.” ungkap Nara di akhir wawancara.

Ni Made Widya Purnawati / Sastra Inggris

You May Also Like