Resensi Film Jadi Mengharukan

1aaaa

Tonton film menyentuh hati, para peserta PJM susulan sukses meresensi.

Sabtu (24/10), ada yang menarik dari kegiatan PJM susulan UKM Pers Akademika. Pasalnya, suasana haru tiba-tiba tercipta ketika sesi pemutaran film dilakukan. Film “Gadis di Ruang Tunggu” sukses menyentuh hati seluruh peserta PJM susulan serta panitia penyelenggara.

Pemutaran film sebenarnya ditujukan sebagai bahan resensi peserta. Namun tak sangka, usai film diputar, nampak wajah-wajah haru para peserta.

Film yang dibintangi Laudya Cintya Bella ini, bercerita tentang seorang gadis yang mengidap virus yang menyerang inderanya satu persatu. Akan tetapi si gadis tetap sabar dan kuat. Ketabahan hati dan kekuatan dari seorang gadis yang sakit keras inilah yang kemudian menjadi poin paling menyentuh hati.

Memiliki durasi 11 menit, tak menjadikan film “Gadis di ruang Tunggu” menjadi film pendek yang biasa-biasa saja. Cathy Sharon, selaku sutrada sukses mengemas film pendek ini singkat, sederhana namun sarat akan makna. Film luar biasa ini menjadi bahan resensi yang ringan namun membekas bagi seseluruh peserta.

“Dibalik masalah kita yang berat, tentunya masih banyak yang bisa disyukuri kok,” ungkap Dinda, salah satu panitia yang angkat bicara ketika ditanyai soal pelajaran hidup yang didapatnya dari film “Gadis di ruang Tunggu”.

Resensi film ini merupakan salah satu materi pada PJM susulan Pers Akademika yang diadakan selama dua hari, yaitu dari Sabtu (24/10) hingga Minggu (25/10). PJM susulan yang diadakan ini merupakan rangkaian kegitan wajib yang harus diikui calon anggota Pers Akademika.

Ni Putu Meilinda T.Karba-Sastra Indonesia/FIB

You May Also Like