Seminar Nasional COMMET 2018, Bangkitkan Potensi Diri Lewat Passion

 

Sabtu (08/09/2018)- Telah berlangsung seminar nasional oleh Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Komik) FISIP Universitas Udayana di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud, Bukit Jimbaran. Adapun tujuan dari seminar ini yaitu membangkitkan passion yang dimiliki oleh seseorang, khususnya mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana.

Hingga saat ini, masih banyak orang yang bingung akan potensi yang ada di dalam dirinya. Begitu pula hal ini seperti ini acap kali terjadi di usia remaja. Seringkali merasa tidak percaya diri terhadap apa yang mereka lakukan. Salah satunya karena adanya kekhawatiran terhadap masa depan membuat potensi dalam diri seseorang semakin terpendam.

Berangkat dari hal tersebut, Komunitas Ilmu Komunikasi Universitas Udayana mengadakan acara Seminar Nasional COMMET (Communication Event) 2018. Agenda tahunan Komik ini dilaksanakan di Auditorium Widya Sabha, Bukit Jimbaran (08/09). Acara ini menjadi wadah untuk menemukan potensi potensi serta mengembangkan minat setiap orang dengan cara yang kreatif, khususnya bagi mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana.

Seminar Nasional yang mengusung tema “Develop Your Passion In Creative Ways” ini mengajak tiap peserta untuk memahami passion dalam diri masing masing. ”Semua orang memiliki passionnya masing-masing tapi masih banyak yang belum bisa mengembangkannya. Maka dari itu kami di sini menghadirkan beberapa pembicara yang telah terbukti sukses dalam passionnya untuk memberikan inspirasi kepada mereka,” ujar  Hairunnisa Widiasari sebagai ketua panitia COMMET 2018. Pembicara yang dihadirkan diantaranya Dewantara Djelantik yang dikenal sebagai fotografer professional, aktor tanah air Ringgo Agus, dan seorang lifestyle influencer, Tasya Farasya.

“Mengubah hobi menjadi hoki” merupakan rahasia sukses Dewantara Djelantik, seorang fotografer profesional. Ringgo Agus Rahman, sebagai pembicara kedua dalam acara ini pun turut membagikan kisah suksesnya. Ringgo mengingatkan pada para peserta seminar bahwa setiap orang harus serius mengejar passionnya. “Jika hal yang kamu kerjakan itu sesuai dengan passion kamu,kamu gak akan ngerasa kerja keras,ya udah seneng aja mau secapek apapun” ungkap aktor kelahiran Bandung, 12 Agustus 1982 tersebut.

Ringgo memulai karirnya dengan menjadi penyiar radio sebelum akhirnya ia muncul di film Jomblo tahun 2006. Meski sudah memainkan peran dalam film terkenal, karir Ringgo pun tidak langsung berjalan mulus. Ia sempat bermain di suatu film dengan gaji yang sangat sedikit.

Ringgo pun tetap menjalani karirnya dengan sepenuh hati meski bayarannya saat itu sangatlah kecil. Berbagai tawaran menghampiri dirinya dan bayarannya pun semakin tinggi. “Intinya ialah jangan ngelakuin semua hal itu karena uang, tapi lakuin apa yang kamu suka. Percaya nanti uang itu akan mengikuti kamu dendiri” ucapnya.

Pembicara terakhir Tasya Farasya seorang lifestyle infulencer sekaligus beauty vlogger. Tasya yang notabene merupakan seorang sarjana kedokteran gigi pada akhirnya memilih jalan yang berbeda dari latar belakang pendidikannya.Ia memilih menggeluti passion-nya sebagai seorang make up artist yang mengantarkannya pada kesuksesan.

Ide menjadi Lifestyle Influencer sendiri berawal dari banyaknya teman-teman yang ia akui selalu ingin berpenampilan menarik menjelang adanya acara. Hal ini memberikannya peluang untuk belajar make-up sembari mengisi kegiatan perkuliahannya. Pada akhirnya pun ia menyadari bahwa ia merasa senang dengan belajar make-up.

”Karena make-up sendiri aku lebih bisa merasa sejalan dengan pikiran seseorang,” ujar perempuan bernama asli Lulu Farassiya tersebut. Saat ditanyakan di salah satu pertanyaan yang berisi tentang bagaimana cara tetap fokus dan bertanggung jawab dalam mengikuti passion pun Tasya Farasya menegaskan agar tetap melakukan usaha semaksimal mungkin. “Apapun kerjaan itu, pasti penuh dengan cobaan. Kita tidak pernah tau kedepannya akan terjadi apa, jangan terlalu memusingkan diri dan banyak mengeluh, berikan saja  usaha semaksimal mungkin. Jadi jika ada masalah kedepannya setidaknya kita tau bahwa sudah berusaha maksimal,” papar ketika sesi tanya jawab berlangsung.

Seminar Nasional COMMET 2018 merupakan seminar yang menjadi puncak acara dari rangkaian event COMMET 2018 yang memiliki tujuan memberikan pemahaman mengenai upaya untuk menggali minat dan potensi. COMMET 2018 merupakan salah satu program kerja tahunan dari Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Udayana atau yang lebih dikenal KOMIK UNUD.

Event mahasiwa Ilmu Komunikasi Unud ini telah diselenggarakan sejak 2015 silam. Dengan berbagai rangkaian event lainnya juga telah terlaksana seperti, lomba fotografi, lomba iklan layanan masyarakat,dan lomba standup comedy pada tanggal 1 September di Beach Walk Shopping Centre. Lalu dilanjutkan dengan Communication Gathering yang bersifat internal mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Udayana di Mangsi Tropical at Casa Bunga pada 2 September.

(Mahendra/Bhujangga/Akademika)

Editor: Via/Juni

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *