Terpilihnya Udayana sebagai Koordinator Aliansi BEM Se-Bali

Presidium sidang pencetusan Aliansi BEM Se-Bali

Setelah mengalami pasang surut beberapa tahun, proses yang sangat panjang itupun membuahkan hasil. Dewata Dwipa pun tercetus.

Walaupaun hanya dihadari 11 lembaga dari 22 udangan  sidang pembentukan aliansi Bem se-Bali pun berjalan dengan baik. Perwakilan yang hadir saat itu adalah perwakilan dari Universitas Udayana, Universitas Mahendradata, Universitas Mahasaraswati, Universitas Hindu, New Media,  Universitas NgurahRai, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Kesehatan, STIKOM, Politeknik Telkom, dan STIKI Indonesia.

Awal sidang, terjadi perdebatan agenda apa yang apa yang akan dilakukan terlebih dahulu karena salah satu perserta yaitu Universitas Ngurah Rai pamit untuk pulang terlebih dahulu.  Ada yang menawarkan untuk pemilihan koordiantor terlebih dahulu agar Universitas Ngurah Rai bisa menggunakan hak pilihnya, sedangkan dari pihak Universitas Udayana sendiri tetap bertahan pada agenda awal pembahasan Konsep terlebih dahulu “bagaiamana  kita bisa sudah menentukan koordinator-koordiantor tanpa tau terlebih tugas dan wewenang apa  dari masing koordinator tersebut, biar tersistematis juga” kata Elbin, Presiden Mahasiswa BEM-PM Unud.

Suasana mulai panas setelah pembahasan  konsep awal pembentukan aliansi Bem se-Bali.  Terjadi pro-kontra dan saling menyerang satu sama lain. “sidangnya tidak sesuai dari kesepakatan awal udah ngaret mulainya, sidang ini pun juga hanya didominasi oleh 3 pihak yaitu UnMas, Unud, dan Unhi, yang lain hanya jadi penonton yang hanya turut meramaikan sidang ,” ujar Ilham perwakilan dari Universitas Udayana.

Setelah mengalami perdebatan yang panjang mengenai konsep dasar aliansi Bem Se-bali,  akhirnya dicapai kesepakatan yaitu beberapa poin-point yang dikurangi dan ditambahkan dan penentuan Koordiantor.

Agenda kali ini cukup seru karena semuanya tidak ada yang bersedia mengajukan diri menjadi koordinator pusat pada saat itu, akhirnya cara kedua yang dipakai yaitu diajukan, kemudian Universitas STIKI menunjuk Unud sebagai calon pertama.

“Bukan berarti saya tidak setuju, dilihat dari fasilitas dan SDM udayana sangat layak namun dari dulu Udayanalah yang terkenal di luar, tapi mengapa kita tidak memberikan kesempatan kepada Universitas lain untuk mencoba posisi itu,” ujar Erul perwakilan dari Universitas Mahasaraswati. Kemudian Unmas-pun mencalonkan UNHI sebagai calon kedua, dan UNHI  mencalonkan Unmas sebagai calon ketiga.

Akhirnya dicapailah 3 calon yang akan menjadi koordiantor pusat. Kemudian presidium pun menanyakan kesediaan dari  masing-masing calon.

“Kami dari Unud siap untuk berkontribusi, hanya saja semangat kami itu tidak mesti menjadi koordiantor aliansi itu sendiri, karena banyak tanggung jawab kami pegang seperti terpilihnya unud sebagai koordinator wilayah di Munas Bem SI, jadi kami masih merasa kurang untuk itu,” ujar menandakan  Unud menolak menjadi koordinator pusat.

Sedangakan dari unmas dan Unhi pun menolak dengan alasan mereka  belum siap, mereka siap jika dijadikan koordiantor dibidang lain asal jangan menjadi koordiantor pusat.

Setelah mengalami penolakan akhinya presidium pun mengambil tindakan untuk lobby. Lobby akhirnya  membuahkan hasil . Universitas Udayana terpilih sebagai Koordinator Aliansi Bem Se-Bali  dengan menimbang banyak hal. “Udayana itu sudah mempunyai pintu untuk mengadakan hubungan dengan dunia di luar, jadi udayana layak untuk menempati posisi itu” ujar Dewa,  Ketua Bem UNMAS.

Kemudian diikuti oleh terpilihnya  STIKOM sebagai koordinator Humas dan jaringan, Universitas Dyana Pura sebagai koordiantor Pendidikan dan Kaderisasi,  New Media sebagai Koordiantor Minat dan bakat, Politeknik Negeri Bali sebagai Koordinator Sosial dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Mahasaraswati sebagai Koordianator Kajian Strategis dan Universitas Hindhu sebagai koordinator Penyikapan Isu.

Deklarasi masih dalam proses penentuan. Namun telah disepakati deklarasi akan diadakan pada waktu dekat.  “Jika bukan akhir maret setelah nyepi awal april, kita usahakan deklarasinya bisa secepat mungkin ,” Imbuh Elbin.

Penentuan tanggal akan didiskusikan lagi saat “Pra-deklarasi” yang bertempat di STIKI Bali, 18 maret 2012 mendatang.  Pra-deklarasi ini dirangkaikan dengan diskusi seputar isu kenaikan BBM per tanggal 1 Apil 2012.

JACKLYN

Satu tanggapan untuk “Terpilihnya Udayana sebagai Koordinator Aliansi BEM Se-Bali

  • Maret 20, 2012 pada 1:57 pm
    Permalink

    jack, kepanjangan UNHI to Universitas Hindu Indonesia…
    bukan Universitas Hindu doank…
    tolong besok” namanya jangan dipotong lg ya.. hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *