USE Dirintis, Ekspedisi Dimulai

Selasa, (26/6/2018) Mapala Wanaprastha Dharma Universitas Udayana melangsungkan kegiatan pelepasan atlet dalam rangka Udayana Scientific Excurison (USE). Acara USE yang baru mulai dirintis tahun 2018 ini berhasil melepas sebanyak 12 atlet.

Udayana Scientific Excursion (USE) merupakan sebuah kegiatan baru sekaligus program kerja unggulan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Wanaprastha Dharma sebagai salah satu barometer kegiatan pecinta alam di Bali. Sebelum memasuki rangkaian kegiatan utama, Mapala Wanaprastha Dharma menyelenggarakan upacara pelepasan atlet sebagai simbolis diresmikannya USE di depan Gedung Inkubator Bisnis Kampus Sudirman, Universitas Udayana. Dalam kesempatan tersebut, I Dewa Gede Oka, S.E. selaku perwakilan Badan Kesejahteraan Mahasiswa Unud menghadiri sekaligus meresmikan acara tersebut.

Menurutnya, Rektor melalui Wakil Rektor III selalu mengingatkan apapun jenis kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai positif, khususnya dalam rangka meningkatkan capaian prestasi mahasiswa Unud ke arah yang lebih baik.

Dengan mengusung konsep kegiatan petualangan dan penelitian ilmiah, USE 2018 memiliki tiga bentuk kegiatan yaitu Pendakian Gunung Tambora (Eksplorasi Kawah Gunung Tambora), Pendataan dan Penelusuran Gua di Kawasan Karst Bima serta Studi Budaya Situs Uma Lengge, Desa Maria. Menjadikan kawasan-kawasan tersebut sebagai lokasi USE 2018 tentu bukan tanpa alasan.

“Kebetulan di sana ada tiga tempat yang bisa mengeksekusi skill yang kita miliki, ditambah karena situs budaya Uma Lengge belum ditetapkan menjadi cagar budaya di Bima,” ujar Ahmad Fajar Al Banna selaku ketua panitia USE 2018.

Tambahnya pula, jika tim USE 2018 berhasil menggali data, maka Mapala Wanaprastha Dharma akan menjadi tim pelopor Studi Budaya di Uma Lengge. “Dalam penggalian data akan dilakukan beberapa teknik, seperti pada divisi caving akan turun ke gua dengan teknik khusus, seperti single rope access dan kita turun. Ada juga teknik untuk pemetaan gua dan ada apa saja yang ada di gua tersebut,” lanjut Fajar.

Selain penggalian data dan caving, program lain USE yakni Pendakian Gunung Tambora. Dalam progam pendakian akan diadakan pendataan jalur mulai dari Jalur Pancasila untuk mendata potensi desa, serta mendata flora dan fauna yang ada di Gunung Tambora sendiri.

Memerhatikan hal tersebut, salah seorang peserta USE 2018, Moulina Yuliana mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian acara. Ia mengatakan sudah mengikuti pembekalan materi dan juga persiapan fisik seperti jogging. “Semoga kegiatan ini bisa jadi program tetap tahunan, karena dirasa bermanfaat buat Mapala dan juga lingkungan,” harapnya. (Martha/Virdha/Akademika)

Editor: Kristika, Juniantari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *