Warisan Berlumur Darah

11267 copy

Idenstitas Buku:
Judul buku      : Seishun No Tabi
Penulis             : Tangguh Alamsyah
Penerbit           : de TEENS
Cetakan           : Pertama, Juni 2013
Jumlah hlm      : 228 hlm.
Jumlah bab      : 22 bab
Ukuran buku   : 20 × 13,7 cm

 

Seishun No Tabi merupakan kisah perburuan harta warisan seorang milyader, Marushita Kenichi. Dia memiliki dua belas cucu yang akan ia berikan sebuah warisan sebesar 800 Miliar Yen. Namun warisan itu tidak dibagikan secara normal atau dibagi rata ke dua belas cucunya itu. Dua belas cucunya, yang sebagian besar adalah cucu dari hubungan haramnya, harus memperebutkan harta tersebut dengan mengikuti sebuah rangkaian perjalanan sambil memecahkan teka-teki petunjuk yang diberikan.

Tokoh sentral dalam kisah ini adalah Harayuki Ashiya, seorang pelajar SMA yang mengikuti klub Judo serta Akira, pasangannya dalam perburuan tersebut yang bersifat dingin namun cerdas. Pengejaran dilakukan dengan membentuk pasangan dari sesama cucu Kenichi. Dengan didanai bekal sedaanya mereka harus menemukan lokasi berantai dengan petunjuk yang ada. Selain itu juga mengelilingi Jepang dengan keterbatasan dana yang ada, sampai harus menemukan lokasi terakhir untuk mendapatkan cara mendapatkan harta warisan tersebut. Dalam perjalanan pencarian harta warisan tersebut tentu saja ada persaingan sesama tim, dan ada pembunuh di antara mereka. Kisah romantis yang tersirat di beberapa kejadian menegangkan dan rasa ketakutan yang mengancam dari pembunuh misterius yang juga menginginkan harta warisan tersebut. Berhasilkan pasangan Harayuki dan Akira mendapatkan harta warisan tersebut?

Konsep cerita yang disajikan oleh buku ini layaknya reality show yang di tampilkan oleh stasiun televisi. Dari konsep cerita yang telah lumrah diangkat tentang perburuan harta dapat menjadi sebuah naskah terbaik. Selain itu buku ini ber-setting tempat yang terletak di negara Jepang sehingga menambah daya tarik dari novel ini.

Dalam proses membaca buku ini beberapa kejadian agak sulit dimengerti karena di buku ini ditemukan banyak deskripsi atau pemaparan yang cukup membuat pembaca harus membaca dua sampai tiga kali agar dapat ikut mengikuti alur cerita sekaligus ikut memecahkan teka-teki yang akan menunjukan lokasi dari harta warisan yang senilai 800 miliar Yen tersebut

Walau cukup kesulitan tetapi buku ini tidak lah buruk, bahkan sangat bagus bagi yang suka dengan tema misteri atau teka teki. Dan bagian yang paling menarik adalah pada bab terakhir tentang kebenaran dari semua misteri yang diceritakan di buku ini. Salut untuk kesuksesan penulisnya dalam mengapresiasi ketertarikannya tentang Jepang dalam sebuiah karya fiksi ini. Namun bukan berarti ke depannya karyanya tak bisa lebih baik lagi. (Amannata)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *