Youth Conservation Initiative: Saatnya Anak Muda Peduli Dengan Masalah Lingkungan di Bali.

Denpasar, 02 Juli 2019. Conservation Internasional (CI) Indonesia mengadakan Student Gathering, bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 4 – Student Center Universitas Udayana, dengan agenda meluncurkan dan mengenalkan program kampanye oleh anak-anak muda bernama “Youth Conservation Initiative” dengan tema pokok konservasi air.

Youth Conservation Initiative (YCI) adalah gerakan mandiri berkelanjutan yang menyebarkan kesadaran dan solusi bagi masyarakat untuk kelestarian alam Bali melalui kader konservasi hebat (sasih). Untuk angkatan pertama YCI ini mengangkat tema konservasi air. I Made Iwan Dewantama selaku Bali Island Manager untuk Conservation Internasional Indonesia mengungkapkan bahwa air itu penting untuk diri kita sendiri dan bagaimana kita terkoneksi akan menjadi bahasan selama setahun ke depan.

Air merupakan sumber dan simbol kehidupan, oleh sebab itu Bali banyak pura yang dibangun dekat dengan sumber air. “Kenapa di pura itu banyak sumber air, sebenarnya pura itu yang didirikan di sumber air, karena konsepnya menjaga sumber kehidupan,” tutur Iwan. Selain itu, sistem subak sudah dikenal di Bali sejak abad ke-11, namun sekarang menjadi terancam karena airnya mulai berkurang. “Mudah-mudahan ini tidak hanya menjadi masa lalu, makanya inilah pentingnya adik-adik harus menjaga air di Bali,” ajak Iwan.

Pariwisata juga bisa menjadi bencana jika tidak diatur, karena pariwisata mendatangkan banyak orang. Sebab wisatawan yang datang ke Bali pasti mengkonsumsi air, dan jika tidak ditata maka akan menyebabkan Bali kekurangan air. “Riset seorang professor asal Inggris mengatakan pariwisata merupakan penyebab krisis air di Bali, Bali akan mengalami krisis air pada tahun 2025,” tutur Iwan. Selain itu, penggunaan air tanah seperti penggunaan sumur bor yang tidak terkontrol juga mengancam ketersediaan air di Bali.

Terakhir, tawaran solusi dan kita sedang menjalankannya adalah dengan melibatkan generasi muda dalam mengkampanyekan topik sumber daya air dan menjadikan sekolah atau kampus sebagai inkubator. “Jadi generasi muda, adik-adik semua harus menjadi bagian dalam memastikan bali kedepan tidak menuju pada krisis air,” ajak Iwan.

Iwan juga mengatakan jika Youth Conservation Initiative (YCI) ini merupakan gerakan yang bisa diikuti oleh semua anak muda yang ingin berpartisipasi. Selain itu, Iwan juga mengatakan bahwa nanti tanggal 12 Agustus nanti akan ada event bertepatan dengan International Youth Day. (Agus/Jaya/Akademika).0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *