World Veterinary Day 2026 Soroti Kolaborasi Lintas Sektor Peternakan Ayam KUB di Bali

World Veterinary Day 2026 Soroti Kolaborasi Lintas Sektor Peternakan Ayam KUB di Bali

Denpasar, Bali – Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) menjadi sorotan dalam peringatan World Veterinary Day (WVD) 2026 yang diselenggarakan melalui seminar dan AWATARA AWARD oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran akademisi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pengembangan peternakan berkelanjutan di Bali yang juga mendukung  sektor pariwisata.

Seminar ini menghadirkan akademisi, pelaku usaha, pemangku kepentingan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan hewan, dan pariwisata, serta mahasiswa sebagai generasi penerus. Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan pemahaman tentang pengembangan ayam KUB berbasis kesejahteraan hewan (animal welfare) sebagai solusi ketahanan dan keamanan pangan, sekaligus membuka peluang produk unggulan untuk menembus pasar premium.

“Sektor peternakan merupakan pilar fundamental dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Penerapan kesejahteraan hewan pada peternakan ayam KUB terbukti berkontribusi terhadap kualitas produk pangan, dan hal ini harus didukung oleh kolaborasi lintas sektor,” ujar Prof. Dr. Drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si saat membuka acara (24/04).

Sambutan-Dekan FKH UNUD saat Menyampaikan Sambutan Sekaligus Membuka Kegiatan acara WVD (24/04)

Dalam sesi seminar, narasumber dari Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), akademisi, serta pelaku usaha memaparkan bahwa pengembangan ayam KUB telah melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari penyedia bibit unggul hingga pelaku industri. Integrasi antara sektor peternakan, pertanian, dan pariwisata dinilai memiliki peluang strategis, terutama dalam menjawab kebutuhan pasar premium yang semakin memperhatikan kualitas dan asal-usul produk pangan.

Dr. drh. Kadek Karang Agustina, MP menyoroti tantangan sektor peternakan nasional, khususnya tingginya ketergantungan terhadap penggunaan obat-obatan. Ia menekankan bahwa sistem pemeliharaan berbasis kesejahteraan hewan dapat meningkatkan kesehatan ternak sekaligus menekan penggunaan obat, sehingga mengurangi risiko residu pada produk pangan.

Materi – Narasumber saat Sesi Pemaparan Materi.

Sementara itu, pelaku usaha I Nyoman Sanjaya mengungkapkan bahwa pengembangan ayam KUB di Bali menghadapi tantangan tingginya harga pakan akibat menurunnya sektor pertanian lokal. Ketergantungan pada pasokan luar pulau, seperti dedak dan jagung, menyebabkan biaya produksi meningkat. Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk pemerintah melalui kebijakan jaminan harga yang stabil bagi petani, agar usaha tetap berlanjut dan ekosistem pertanian–peternakan tetap terjaga serta berkontribusi pada keberlanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga memberikan AWATARA Award kepada enam pelaku usaha yang berkomitmen menggunakan ayam kampung sebagai komoditas utama, yaitu Warung Kampung Pedas, Ayam Goreng Weepang, Warung Men Tempeh 1978, Warung Men Tempeh Ibu Ferry, Bebek dan Ayam Mas Budi, dan Soto Ayam Surabaya. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas produksi dengan mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan.

Awatara Award– Penyerahan Penghargaan kepada Pelaku Usaha Ayam Kampung yang Hadir.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mengedukasi kami sebagai pelaku usaha. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus diadakan agar kami semakin konsisten dan semakin banyak masyarakat yang beralih mengonsumsi ayam kampung,” ujar Willi dari Ayam Goreng Weepang.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan di Bali. Integrasi sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata membuka peluang besar dalam meningkatkan nilai produk lokal seperti ayam KUB. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari World Animal Protection.

 Sumber: Rilis pers AWATARA Universitas Udayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *