Kalang Kabut Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi di Desa Antosari

Kalang Kabut Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi di Desa Antosari

Ibarat memakan buah simalakama, warga desa Antosari dihadapkan pada dilema: menanam ragu, tak menanam pun rugi. Lahan mereka sudah kadung dipatok untuk pembangunan tol. Namun, dalam situasi proyek yang tengah mangkir itu, warga tak kunjung mendapat kompensasi atas lahan yang kelak menjadi jalan. Proyek belum ada kelanjutan, sementara waktu terus berjalan. Ada tuntutan kebutuhan warga yang turut mengambang di tengah proyek tanpa kabar keberlanjutan

Pemerintah Provinsi Bali melalui laman Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dispuprkim) mempublikasikan pengumuman penetapan lokasi (penlok) pembangunan ruas jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Provinsi Bali pada (08/03/2022). Dalam dokumen tersebut tertera keputusan Gubernur Bali Nomor 243/01-A/HK/2022 tanggal 7 Maret 2022 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Ruas Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Provinsi Bali. Dinyatakan bahwa pembangunan itu dicanangkan guna meningkatkan standar kualitas pelayanan kepariwisataan secara komprehensif serta meningkatkan pembangunan infrastruktur (darat, laut dan udara) secara terintegrasi serta konektivitas antar wilayah untuk mendukung pembangunan perekonomian serta akses dan mutu pelayanan publik di Bali. Proyek ini diperkirakan akan melintasi lahan seluas ±1.113,33 (seribu seratus tiga belas koma tiga puluh tiga) hektar, termasuk di dalamnya 3 wilayah administrasi kabupaten yakni Jembrana, Tabanan dan Badung, 13 kecamatan, dan 58 desa/kelurahan. Melansir dari laman Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), diuraikan bahwa Kementerian PUPR (saat ini Kementerian PU) telah memulai pembangunan jalan Tol-Gilimanuk Mengwi dengan peletakan batu pertama pada (10/09/2022). Disebutkan pula bahwa pembangunan itu ditargetkan rampung pada tahun 2028 mendatang.

Sederet bangunan, kebun, dan sawah yang dilintasi akan dialihfungsikan. Di Tabanan, pembangunan jalan tanpa hambatan itu bakal menjajaki 5 desa serta menerabas 54 subak di kota lumbung padi Bali itu. Satu di antaranya adalah desa Antosari yang akan dilintasi lahannya seluas 416.753,78 m2. “Di Antosari nike (itu-red) yang banyak (lahan terdampak-red) adalah sawah dan kebun,” kata  Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol desa Antosari I Nyoman Agus Suriawan, ketika ditemui pada (28/06/2025). Sebelum memasuki tahap penlok, pemerintah telah mengadakan sosialisasi kepada para pemilik lahan terdampak pada pertengahan tahun 2021 silam. Rencana tersebut kemudian disambut baik oleh warga Antosari. “Sangat amat setuju dengan adanya jalan tol tersebut,” imbuh Agus Suryawan.

Hidup berdampingan dengan jalan nasional yang kerap dilanda kemacetan menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mengamini pembangunan tersebut. Bukan hanya persoalan jalan padat kendaraan yang membuat mobilitas melambat. Lebih dari itu, ada kekhawatiran warga terhadap  keadaan darurat. Sebab beberapa warga desa yang memerlukan penanganan medis yang cepat jadi terhambat bahkan tak dapat tertolong. “Kami beberapa kali mempunyai warga yang lambat tertolong untuk membawa ke rumah sakit, itu yang pertama,” ujar Agus Suryawan. Beranjak dari permasalahan macet yang menjadi makanan sehari-hari itu, masyarakat setuju menjual lahan sawah dan kebun mereka untuk beralih fungsi menjadi jalan tanpa hambatan. Sejak sosialisasi hingga tahap pengumpulan data, tak ada masalah ataupun hambatan dari warga yang kooperatif mengikuti alur pengadaan tanah proyek tersebut. 

Namun, masalah menjalar kala proyek pembangunan itu mulai sunyi tak ada kabar. Patok penetapan lokasi telah tertanam, tetapi belum ada kelanjutan. Ketika tim Jelajah Jurnalistik Pers Akademika menyambangi beberapa lahan yang telah dipasang patok, belum tampak pembangunan. Rumput masih terlihat hijau, tetapi itu bukan duduk perkaranya. Pemilik lahan terdampak tol belum mendapatkan kompensasi, sementara penlok sudah diumumkan dan nomor sertifikat lahan warga telah diblokir oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Belum ada sama sekali. Kalau di sini pembayaran tidak ada,” tutur Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol. Hal tersebut mendatangkan dampak bagi sebagian pemilik lahan. Mereka dituntut kebutuhan, tetapi lahan mereka tertahan. “Itu merupakan satu-satunya hak milik kami, jelas tidak mengenakkan lah di hati seperti itu. Kami sangat berharap dan sangat mendukung program ini ternyata seperti ini keadaannya,” ujar I Wayan Guntur Subiasa kala diwawancarai pada (28/06/2025). Lebih lanjut, warga desa Antosari itu mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketidakjelasan administrasi dari pemerintah. “Sangat merugikan sekali… sangat merugikan sekali,” keluh pria paruh baya tersebut. Meskipun dalam sosialisasi oleh pemerintah telah disebutkan bahwa lahan masih dapat digunakan untuk bercocok tanam sebelum masa pembangunan, tetapi Guntur Subiasa mengaku dirinya dan beberapa warga lainnya tak berani untuk menjalankan aktivitas bertani dan berkebun di lahan dengan patok tersebut. Informasi keberlanjutan pembangunan yang kalang kabut itu membuat mereka khawatir. “Takut nanti setelah dipupuk tanaman itu atau setelah ditanami, kembali ternyata tolnya (pembangunan berlanjut di tengah masa bercocok tanam-red),” imbuh Guntur Subiasa.  Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh Agus Suriawan. Ia mempertanyakan, “Seandainya kami mengolah, mengeluarkan dana yang lumayan besar, nanti seandainya (proyek kembali-red) berjalan…secepat-cepat itu maunya berjalan, apakah nanti ada inventarisasi ulang lagi tentang biaya yang kami keluarkan?”

PatokLahan terdampak yang telah dipasang patok

“Tolong kalau jadi, jadi. Kalau enggak, ya dicabut patoknya, penloknya dibatalkan,” tegas Agus Suriawan. Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol desa Antosari itu menjelaskan bahwa semenjak penlok pada bulan Maret di tahun 2022 hingga tahun ini, pemerintah tak kunjung memberikan kabar keberlanjutan pembangunan tersebut. “Kami butuh penjelasan dari pihak-pihak yang bersangkutan…Bukan kami yang mencari-cari kemana gitu…Seolah-olah kami mengemis. Sedangkan pada saat ini masyarakat kami yang merasa dirugikan,” keluh Agus Suriawan. Masyarakat terdesak oleh kebutuhan hidup, tetapi tak berani melakukan aktivitas di lahannya sendiri. Di lain sisi, mereka tak dapat menggunakan lahannya sebagai agunan sebab nomor sertifikatnya telah diblokir.

Kalang kabut informasi pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi yang belum menemukan titik terang mendorong masyarakat menyuarakan keresahan mereka melalui aksi damai. Agus Suriawan menuturkan bahwa aksi pertama yang digelar pada (19/07/2023) ditujukan langsung kepada gubernur Bali. “Tiang (saya-red) dipanggil secara pribadi oleh Pak Koster, tapi tiang belum sebagai perbekel waktu itu,” jelas Agus Suriawan. Sebab belum kunjung mendapat jawaban, warga kembali melancarkan aksi selang setahun kemudian pada (08/08/2024) dan dilanjutkan kembali pada (16/09/2024) guna mempertanyakan tuntutan yang sama. “Kami mempertanyakan hak-hak kami,” terang Agus Suriawan. Namun, aksi yang telah berjalan sebanyak 3 kali itu belum membuahkan hasil bagi pemilik lahan terdampak hingga kini. 

Aksi Damai-Sejumlah daerah Antosari melangsungkan aksi damai

(sumber foto: postmerdeka.com

Sebelumnya, pada periode pemerintahan presiden Jokowi pembangunan tol ini dikategorikan sebagai proyek strategis nasional (PSN). Namun, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi tidak ada dalam daftar 77 PSN di era kepemimpinan presiden saat ini. Mengutip kabar dari Bali Post yang bertajuk “Viral Tak Masuk PSN, Koster Pastikan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Jalan Terus”, yang diunggah pada (19/04/2025), Gubernur Bali I Wayan Koster menyebutkan, kini pembangunan tol tersebut masuk ke dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Lebih lanjut, Koster menyebutkan bahwa ia telah membahas kelanjutan proyek tol Gilimanuk-Mengwi tersebut dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU. Dalam penuturannya, Koster juga menyebutkan bahwa biaya pembebasan lahan akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, sedangkan biaya konstruksi oleh investor.

Kendati demikian, hingga saat tim Jelajah Jurnalistik menemui Ketua Forum Perbekel Terdampak Tol pada (28/06/2025), disebutkan bahwa pembayaran atas lahan yang terdampak belum dilakukan oleh pemerintah. Berkenaan dengan hal tersebut, Guntur Subiasa yang merupakan warga terdampak mengharapkan kejelasan dari pemerintah mengenai keberlanjutan pembangunan tol tersebut. “Jangan kami lama digantung seperti niki  (ini-red)…masalah tanah itu kan sangat berarti sekali untuk menunjang kehidupan kami…walaupun sejengkal tanah” tandas Guntur Subiasa. 

Di sisi lain, Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana Kadek Sarna menerangkan, persoalan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi yang dihadapi pemilik lahan terdampak di desa Antosari dapat dikatakan mal administratif.  Sebab menurut pandangannya yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Publik, setelah penetapan lokasi proses harus berlanjut ke tahap pelaksanaan yang mencakup penilaian besaran ganti rugi serta pemberian kompensasi atau ganti rugi. Sebelum nantinya dilanjutkan pada tahap penyerahan hasil, tanah yang sudah dibebaskan kepada instansi pengguna untuk dimanfaatkan dalam pembangunan. “Kenyataannya kan ini baru di tahap kompensasi kemudian ganti rugi, tapi itu belum semua, sebagian besar belum,” ujar Kadek Sarna

Dalam wawancara yang dilangsungkan pada Selasa (07/10/2025), akademisi hukum tersebut menjelaskan,  “Mengenai pembayaran yang belum dilakukan tetapi sertifikat lahan telah diblokir, itu termasuk mal administratif ya.” Kadek Sarna juga menerangkan bahwa meskipun sebelumnya para pemilik lahan tidak keberatan, mereka dapat mengajukan keberatan kembali karena adanya mal administratif. “Karena dasarnya adalah proses pelaksanaan, selain mal administrasi terlebihi dari waktu, juga telah merugikan hak- hak dari pemilik atas tanah. Karena terkait dengan mata pencaharian ya,” imbuh Kadek Sarna.

Hingga tulisan ini dipublikasikan, Pers Akademika belum memperoleh tanggapan dari Dinas PUPR Provinsi Bali dan BPN Kabupaten Tabanan perihal permohonan wawancara terkait pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi.

Penulis: Gung Putri

Penyunting: Adi Dwipayana

daftar slot

kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

duta76 perihoki duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 duta76 stc76 e3 berbasis tren rtp harian untuk permainan lebih terarah e3 data driven untuk memahami momentum scatter dan wild e3 ketahanan mental agar modal tetap terjaga di mahjong ways 2 e3 khusus membaca pergerakan scatter dan wild lewat evaluasi algoritma terkini e3 permainan modern yang berawal dari analisis rtp harian e3 teknik analisis scatter dan wild dengan pendekatan algoritma modern e3 teknik profesional analisis scatter dan wild berbasis perhitungan algoritma e3 terukur membaca pola scatter dan wild berbasis algoritma e3 transformasi strategi permainan digital berbasis data rtp harian e3 tren rtp harian kini menjadi kunci strategi permainan masa kini e4 teknik optimal membaca scatter dan wild dengan dukungan data modern e4 teknik permainan stabil dengan kombinasi spin halus dan rtp e4 teknik spin stabil dan rtp seimbang untuk hasil lebih konsisten e4 transformasi model bisnis game global dan asia tenggara insight untuk ekonomi digital indonesia e4 tren rtp harian sebagai pilar strategi permainan yang lebih terukur e4 update harian dengan insight strategis dan pola kemenangan terbaru e4 update harian pola kemenangan panduan detail dengan tren dan analisis terkini e4 update harian strategi kemenangan dengan laporan lengkap dan insight mendalam aws hit ratio scatter hijau aws intensitas wild bounty emas aws latensi server mahjong navigasi aws rtp live mahjong perencanaan aws strategi pgsoft pragmatic algoritma aws beban server mahjong infrastruktur aws fluktuasi mahjong analisis mikro aws klasifikasi mahjong stratifikasi data aws tren mahjong evolusi interaksi aws ultramodern mahjong adaptasi cara paling pintar untuk menang di mahjong wild deluxe dadu sicbo dan gates of olympus pola strategi teknik rtp live perihoki taktik jitu untuk meraih kemenangan mahjong ways 2 pgsoft baccarat dan starlight princess maksimalkan peluang jepe perihoki strategi menaklukkan mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan sweet bonanza pola dan teknik untuk tingkatkan rtp live jitu perihoki optimalkan dengan baik peluang untuk menang di mahjong ways 2 pgsoft roulette dan wild west gold analisa strategi dan teknik rtp live paten perihoki teknik efektif terbaik untuk mengalahkan mahjong wins 3 pragmatic blackjack sugar rush sv388 pola dan teknik rtp live perihoki pola unik tingkatkan rtp live mahjong wild deluxe dadu sicbo dan gates of olympus analisa dan taktik cerdas duta76 menyusun strategi pola dan teknik di mahjong ways 2 pgsoft baccarat starlight princess untuk meningkatkan rtp duta76 cara cerdas menang di mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan sweet bonanza menggunakan pola strategi dan rtp live duta76 strategi paten mengalahkan mahjong ways 2 pgsoft roulette dan wild west gold teknik dan analisa pola rtp live duta76 taktik pintar mahjong wins 3 pragmatic blackjack sugar rush dan sv388 memahami pola strategi untuk tingkatkan rtp live duta76 panduan peluang dan taktik efektif mahjong wild deluxe sicbo gates of olympus analisa pola unik dan rtp live terbaru perihoki cara cerdas menguasai mahjong ways 2 pgsoft baccarat dan starlight princess dengan strategi pola teknik analisa dan rtp live perihoki analisa strategi teknik pintar mengoptimalkan peluang mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan sweet bonanza dengan rtp live taktik perihoki teknik strategi dan taktik pintar untuk memenangkan mahjong ways 2 pgsoft roulette dan wild west gold melalui analisa pola dan rtp live perihoki taktik non linear dan pola rahasia untuk memenangkan mahjong wins 3 pragmatic blackjack dan sugar rush v388 dengan rtp live perihoki aws data pemain mahjong rtp aws interaksi mahjong transformasi aws manajemen informasi mahjong integrasi aws symbol saturation mahjong emas aws variansi risiko olympus