Gema Jurnalistik: Ajak Insan Pers Muda Sambut Tahun Politik

 

Pers Mahasiswa Akademika Unud mengajak insan pers muda Indonesia menyambut tahun politik melalui acara Gema Jurnalistik 2018 di Bentara Budaya Bali (27/5/18). Lewat serangkaian lomba dan talkshow jurnalistik, Pers Akademika memiliki tujuan untuk membantu mengasah kepekaan serta daya kritis dari peserta masing-masing acara khususnya terkait isu politik.

Minggu, (27/5/18) telah berlangsung kegiatan Gema Jurnalistik 2018 di Jl. Prof. Ida Bagus Mantra No.88A, Bypass Ketewel, Sukawati, Gianyar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pers Mahasiswa (Persma) Akademika Universitas Udayana dengan menggandeng Bentara Budaya Bali (BBB) sebagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Kegiatan Gema Jurnalistik merupakan salah satu agenda kegiatan Persma Akademika yang diadakan setiap dua tahun sekali. Menerapkan konsep yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Gema Jurnalistik tahun ini dilaksanakan dengan sistem one day event.

Tema yang diusung pun sesuai dengan momentum tahun ini, yaitu semarak pesta rakyat melalui Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). ?Ciri khas dari acara ini terlihat dari tema yang diambil. Tidak seperti tema yang diangkat biasanya, yaitu kebudayaan,” tandas ketua panitia pelaksana, Kiki Kristika (20).

Kikik, sapaan akrab, menuturkan tema yang diangkat untuk kegiatan kali ini memang disesuaikan dengan hawa yang terjadi di sekitar kita saat ini. Mengingat tahun ini adalah tahun politik menjelang pilkada, maka tema kegiatan mengikuti apa yang sedang terjadi. Adapun tema yang diusung adalah, ?Menelisik Politik Melalui Lensa Jurnalistik?.

Pelaksanaan kegiatan Gema Jurnalistik terdiri dari talkshow jurnalistik, lomba mini newspaper dan lomba news anchor tingkat nasional. Dalam talkshow dihadirkan pembicara-pembicara yang memberikan pengetahuan sesuai dengan tema yang diusung. Pembicara yang sekaligus menjadi narasumber talkshow yaitu John Darmawan (Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar), Dr. Ni Made Ras Amanda G. S.Sos, M.Si (Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Udayana) dan Ida Setyorini (Wartawan Harian Kompas).

Sedangkan di bidang lomba mini newspaper yang dijuri oleh Ni Nyoman Alit Purwaningsih, Ni Putu Eka Wiratmini dan I Dewa Agung Gede Agung Witara Sagamora. Untuk lomba news anchor dijuri oleh Komang Putri Cahaya Pratiwi, Putu Suprapti Santy Sastra, SH, CHt., CI, dan Verra Zen Via.

Partisipasi peserta lomba pun sejumlah 11 tim untuk lomba mini newspaper dan 31 orang di lomba news anchor. Setelah berjuang dan bersaing dalam perlombaan, akhirnya muncul juara di bidang masing-masing. Juara 1 lomba mini newspaper diraih oleh Tim Jurnalistik Madyapadma SMA Negeri 3 Denpasar. Menyusul juara 2 diraih Tim Jurnalistik Media Karmany SMA Negeri 1 Denpasar dan juara 3 adalah Tim Jurnalistik SMART SMA Negeri 2 Semarapura.

Sedangkan lomba news anchor dimenangkan oleh I Wayan Epa Jayantika (Universitas Mahendradatta) di posisi pertama, dilanjutkan di urutan kedua oleh Ida Ayu Mas Wulandari (Universitas Udayana) dan juara ketiga disabet oleh Wahyu Pujhana (Universitas Udayana).

Saat ditemui di ruang lomba mini newspaper (27/5), John Darmawan (Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar) mengaku takjub dengan minat peserta yang tergolong tinggi dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Menyusul pernyataan dari Dr. Ni Made Ras Amanda G. S.Sos, M.Si bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah sesuai dengan tema yang diangkat dan dikaitkan dengan jenis lomba serta topik yang diusung dalam pelaksanaan talkshow. Kemudian dilanjutkan dengan pernyataan dari Ida Setyorini (Wartawan Harian Kompas) yang berpesan, ?Aku berharap kalau ada kegiatan jurnalistik seperti ini agar kalian tetap menulis, karena menulis itu diperlukan seumur hidup,? tuturnya. (Gita/Akademika)

Editor: Kristika

 

[DISCLAIMER]

Berita ini dipublikasikan pertama kali  pada tanggal 31 Mei 2018 di persakademika.com

You May Also Like