Rapat Pleno Terbuka Pemilu Raya Mahasiswa Udayana, Menetapkan Tresna-Ricardo sebagai Pemenang Pemira BEM PM Unud 2023

Acara Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Pemenang PEMIRA Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM PM Universitas Udayana (Unud) Periode 2024 sebagai garis finish dari kontestasi PEMIRA BEM PM Unud 2023 akhirnya dihelatkan. Bertempat di Ruang Bangsa, Gedung Rektorat Lt. 3, Unud Jimbaran yang dihadiri oleh DPM PM Unud, Ketua BEM PM Unud, DKPP Unud sebanyak 5 orang, Bawarsa Unud, kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM PM Unud, serta tim sukses masing-masing pasangan calon PEMIRA sebagaimana dimuat pada Berita Acara NOMOR:08/KPRM UNUD/X/2023, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana telah menyerahkan tongkat estafetnya pada kepemimpinan yang baru, Jumat (8/12/2023). 

Dalam Rapat ini diumumkan bahwa jumlah suara yang masuk pada PEMIRA BEM PM Unud 2023 adalah sebanyak 7.994 suara dengan paslon nomor urut 1 memperoleh suara sebanyak 4.788 Suara dan paslon nomor urut 2 memperoleh suara sebanyak 3.206 suara, namun jumlah suara tersebut bukan merupakan jumlah suara final.

Sebab, sebelum perhelatan Rapat Pleno Terbuka tersebut, sebanyak dua pengaduan pelanggaran PEMIRA BEM PM Unud 2023 diterima BAWASRA Unud pada tanggal 7 Desember 2023. Adapun kedua pengaduan pelanggaran tersebut dilayangkan kepada paslon nomor urut 2 atas dugaan kesalahan seorang Tim Sukses paslon nomor urut 2 yang melakukan kampanye di masa tenang. Menindaklanjuti hal tersebut, maka diselenggarakanlah Sidang Tertutup Universitas Udayana Tahun 2023 dengan No. Perkara 005/P/BAWASRA.UNUD/XII/2023 dan 006/P/BAWASRA.UNUD/XII/2023 berdasarkan Berita Acara Putusan Sidang Tertutup Universitas Udayana Tahun 2023 atas kedua pengaduan pelanggaran tersebut tertanggal 8 Desember 2023. 

Setelah mempertimbangkan sejumlah Peraturan Pemerintahan Mahasiswa, mendengarkan kesaksian seorang Tim Sukses paslon nomor urut 2 tersebut pada Sidang Pleno Bawasra Unud termasuk segala argumentasi pihak terkait, dalam kedua perkara tersebut Bawasra Unud sama-sama memutuskan bahwa seorang Tim Sukses nomor urut 2 tersebut bersalah dan paslon nomor urut 2 bertanggung jawab atas kesalahan tersebut serta mengabulkan permohonan pihak penggugat sepenuhnya dan menghukum tergugat dengan sanksi pengurangan suara sebanyak 20% dari hasil jumlah suara sah. 

Oleh karena itu, lebih lanjut dalam Acara Rapat Pleno Terbuka tersebut diumumkan bahwa, berdasarkan hasil Sidang Pleno yang dilaksanakan oleh Bawasra Unud, paslon nomor urut 2 mendapatkan pengurangan nilai sebanyak 20% dari 3.206 menjadi 2.565 dan kemudian mendapatkan pengurangan kembali sebanyak 20% sehingga hasil akhir menjadi 2.053 suara. Dengan demikian kontestasi PEMIRA BEM PM Unud 2023 dimenangkan oleh paslon nomor urut 1, sehingga selama setahun kedepan, I Wayan Tresna Suwardiana dan Ricardo Constantio Elim akan melanjutkan tongkat estafet Kepemimpinan BEM PM Unud sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2024. Hasil tersebut kemudian dituangkan dalam Keputusan Komisi Pemilu Raya Mahasiswa (KPRM) Universitas Udayana Nomor 8 Tahun 2023 Tentang Penetapan Presiden Dan Wakil Presiden BEM PM Universitas Udayana Terpilih Dalam Pemilu Raya Mahasiswa Universitas Udayana tertanggal 9 Desember 2023. 

Penulis : Vitananda 

You May Also Like